Segera Tayang: Cerita yang Menginspirasi tentang Kemerdekaan, Toleransi dan Pendidikan

Oleh Eky Triwulan

Merayakan kemerdekaan berarti keberagaman etnis, agama dan komunitas. Toleransi menjadi kata kuncinya dan sekarang menjadi hal yang dirindukan.

Beberapa bulan ke belakang kami sedih melihat bagaimana kelompok Islam garis keras tidak mengindahkan nilai-nilai toleransi beragama, terutama pada kasus Gubernur Jakarta, Ahok. Untungnya, masih ada yang masih ada masyarakat yang membuat kita yakin budaya toleransi antar agama akan tetap terjaga.

Beberapa waktu lalu CIPS sedang melakukan riset tentang orang-orang ya membangun sekolah untuk komunitas di sekitarnya. Tapi, kami tidak menyangka akan mendapatkan cerita yang sungguh menginspirasi tentang tingginya semangat mereka dan sikap toleransi.

Sekolah pertama adalah Bina Pusaka yang terletak di Koja. Pendirinya adalah seorang Katholik taat, tetapi mayoritas murid dan gurunya beragama Islam. Mereka saling menghargai demi memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak muridnya.

“Orang tua siswa di SD Bina Pusaka ini tidak melihat perbedaan agama, kita saling toleransi, yang penting tidak saling menghina dan mengejek,” kata Heni, salah satu guru di sana.

Kualitasnya pun tak kalah bersaing, dari segi prestasi akademis maupun non-akademis. Mereka bisa bersaing dengan  sekolah swasta mahal dan juga sekolah negeri.

Cerita menarik lainnya datang dari Tambora, juga berada di Jakarta Utara. Dua generasi telah mendirikan dan mengembangkan sekolah dasar swasta murah (malah gratis) yang sekarang menjadi salah satu sekolah dasar Islam terbesar di kawasan itu. Tempatnya di dalam gang, di mana kendaraan roda empat pun sulit masuk. Kelasnya sempit, tapi antusiasme masyarakat sekitar untuk menyekolahkan anak mereka di sana sangat tinggi.

Terakhir, ada sekolah menengah kejuruan (SMK) yang juga terletak di Koja. Iuran masuknya yang murah juga tak membatasi fasilitas dan kualitas di sekolah tersebut. Mereka juga sudah bekerja sama dengan perusahan-perusahan besar untuk menyalurkan tenaga kerja.

Sepenggal kisah-kisah tadi akan muncul di video yang akan kami buat untuk proyek sekolah swasta murah dan akan tayang dalam waktu dekat ini. Sama seperti enam video sebelumnya tentang purna TKI, kini kami akan membagikan kisah inspiratif lainnya dari mereka yang giat mendidik generasi masa depan di komunitasnya demi masa depan yang cerah.

Ikuti  Facebook, Twitter dan Youtube kami untuk waktu penayangannya!