Kebijakan Pendidikan

CIPS meneliti sekolah-sekolah swasta murah dari sisi jumlah, kualitas, dan apakah sekolah-sekolah tersebut lebih akuntabel terhadap aspirasi dan tuntutan dari pihak orang tua murid dibandingkan dengan sekolah-sekolah negeri.  Dengan berdasarkan hasil penelitian tersebut, CIPS akan memformulasikan rekomendasi-rekomendasi kebijakan yang bertujuan untuk memfasilitasi investasi sektor swasta pada bidang pendidikan.

Meskipun secara umum masyarakat sudah mengetahui bahwa sekolah-sekolah negeri belum berhasil melayani kebutuhan pendidikan jutaan anak Indonesia, kebijakan pendidikan nasional masih sepenuhnya berfokus pada bagaimana memperbaiki sistem pendidikan di sekolah-sekolah negeri.

Sejauh ini belum dapat diketahui apakah para orang tua/wali murid menerima alternatif yang layak dari penyedia jasa pendidikan seperti sekolah swasta murah. Sekolah-sekolah ini dijalankan sebagaimana layaknya instansi swasta dengan hanya membebankan sejumlah kecil biaya sekolah yang terjangkau bagi para keluarga pra-sejahtera.

Hanya dengan dukungan para investor swasta Indonesia akan mampu memberikan edukasi kepada para penduduk yang jumlahnya terus bertambah, di mana tidak lama lagi mereka akan memasuki usia produktif bekerja. Investasi sekor privat diperlukan guna memenuhi kebutuhan para individu bertalenta tersebut. Hal ini tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berasal dari kalangan menengah ataupun kalangan atas, melainkan juga bagi kalangan bawah.

Di seluruh dunia telah terjadi lonjakan jumlah sekolah swasta murah. Menurut Bank Dunia, satu per lima dari anak-anak usia Sekolah Dasar di negara-negara berkembang terdaftar pada sekolah swasta. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dibandingkan 20 tahun yang lalu.

Majalah The Economist memberikan tiga alasan mengapa hal ini menjadi tren. Pertama, sekolah-sekolah swasta menarik minat para investor yang berpotensi mendatangkan dana dari pihak luar. Kedua, kualitas pendidikan sekolah-sekolah swasta lebih baik daripada sekolah-sekolah negeri. Ketiga, sekolah-sekolah swasta seringkali lebih inovatif daripada sekolah-sekolah negeri.